Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Barambai Polres Batola Berupaya Basmi PM

Kalimantan Selatan – Polres Batola Polda Kalsel
Batola,- Polsek Barambai Polres Barito Kuala, – Dalam upaya mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Kecamatan Barambai Bhabinkamtibmas Polsek Barambai melaksanakan kegiatan sosialisi pecegahan penyebaran PMK kepada para pemelihara /peternak sapi.

Kapòlres Batola AKBP Diaz Sasongko, S.I.K Melalui Kabag Ops Polres Batola Kompol I Nyoman Widiarsana SH yang dilaksanakan oleh Kapolsek Barambai IPDA Janner Sihite mengatakan dalam Pelaksanaan Ops Aman Nusa II kegiatan sosialisasi PMK tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Barambai mendatangi Mustopa seorang pemilik hewan ternak Sapi, di Desa Kolam Kiri, Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala, Jumat (15/7/2022).

Sosialisasi wabah penyakit mulut dan kuku tersebut dilaksanakan oleh Kapolsek Barambai Ipda Janner Sihite dengan memberdayakan fungsi Bhabinkamtibmas Bripka Taufikurrahman, SH serta tokoh masyarakat (Tomas) setempat dengan mengedukasi dan memberikan himbauan kepada pengelola peternakan milik Mustopa.

Ketika dikonfirmasi tentang sosialisasi tersebut, Ipda Janner Sihite menyebut, pemelihara /peternak sapi merupakan garda terdepan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor peternakan, pihaknya melakukan sosialisasi tentang wabah PMK yang dapat menular pada hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing dan domba.

“Untuk mengantisipasi penularan PMK khususnya hewan sapi, perlu kita berikan pemahaman secara jelas kepada para peternak di wilayah Kecamatan Barambai tentang faktor faktor apa saja yang dapat mempengaruhi timbulnya PMK termasuk kepada pemilik peternakan milik Mustopa yang memiliki Sapi 5 ekor di kandangnya,” ujar Ipda Janner Sihite

Selain itu, Kapolsek Barambai Ipda Janner Sihite mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi di peternakan milik Mustopa tersebut, pihaknya memberikan himbauan kepada pengelola peternakan agar selalu memperhatikan kesehatan hewan ternak, kebersihan hewan dan kandang serta keamanan tempat penampungan hewan.

“Kita juga menyampaikan tentang ciri-ciri hewan yang terjangkit PMK, antara lain, suhu tinggi, lendir di mulut, lempuh di hidung, lidah menjulur, nafsu makan berkurang, kaki pincang, luka di kaki yang berbatasan dengan kuku atau luka pada celah kuku atau kuku bisa lepas dan nafas cepat,” terang Ipda Janner Sihite

Lebih lanjut, Ipda Janner Sihite menjelaskan bahwa giat sosialisasi tersebut dilakukan Polsek Barambai sebagai upaya membantu Pemerintah dalam melakukan pengawasan dan penutupan lalulintas keluar masuk hewan ternak khususnya sapi, kerbau, kambing dan domba.

“Sejauh ini, selama kegiatan sosialisasi di peternakan milik bapak Mustopa berlangsung kondisi hewan ternak di peternakan tersebut dalam keadaan sehat dan tidak terdapat penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak,” tuturnya (Humas Batola)