Operasi Patuh Intan 2022 Berakhir, Sat Lantas Polres Batola Berikan Ratusan Teguran Kepada Pelanggar

Kalimantan Selatan – Polres Batola Polda Kalsel
Batola, Sat Lantas Polres Batola Polda Kalsel, Operasi Patuh Intan 2022 resmi berakhir, setelah dilaksanakan sejak tanggal 13 Juni s/d 26 Juni 2022. Tercatat, Sat Lantas Polres Batola memberikan sebanyak ratusan teguran kepada pengendara, Selasa (28/06/2022)

Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif S.I.K, M.M melalui Kasat Lantas Polres Batola IPTU Aditya Hadmanto, S.Tr.K., MH mengatakan, dari ratusan teguran yang diberikan ke setiap pengendara secara tertulis. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan apa yang menjadi sasaran yang diberikan Korlantas Polri.

Kasat Lantas Menambahkan, saat ini penindakan dari pelaksanaan Operasi Patuh Intan 2022 ini lebih difokuskan ke sarana ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang mana ETLE merupakan implementasi teknologi informasi untuk menangkap pelanggaran – pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Hal ini dalam memberikan jaminan penerapan hukum yang sama bagi semua pihak yang berpartisipasi dalam lalu lintas.

“Meski, ke depannya diharapkan masyarakat selaku pengendara tetap dapat mematuhi aturan berlalulintas. Sehingga tak hanya pada saat digelarnya Operasi Patuh Intan 2022 ini tertibnya,” Tutur Aditya

Mengenai jenis pelanggaran yang paling mendominasi, mulai dari pengendara yang enggan menggunakan helm saat berkendara, pengendara yang berboncengan lebih dari tiga orang dan kelengkapan surat – surat kendaraan.

Lebih lanjut IPTU Aditya Hadmanto, S.Tr.K, M.H menambahkan, mengenai dasar digelarnya Operasi Patuh Intan 2022 tidak lain, terjadinya peningkatan ketertiban, keselamatan dan disiplin masyarakat dalam berlalulintas serta dapat tercapai penurunan intensitas penyebaran Covid-19.

Dan untuk kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Intan 2022 di wilayah Kab. Batola Aman tidak ada kejadiaan laka lantas yang berat, hanya Laka tunggal karena jalan licin dan sempit

“Upaya pendidikan berlalulintas terus dilakukan melalui media maupun himbauan langsung ke masyarakat, Petugas turun langsung ke lokasi – lokasi keramaian, memberikan edukasi berlalulintas yang baik dan benar kepada para pelajar disekolah melalui program Police Goes To School dan juga memberikan imbaun protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” tutur Adhitya

Ia berharap dengan adanya Operasi Patuh ini, masyarakat akan semakin sadar dan patuh dalam berlalulintas untuk terciptanya Kamseltibcar Lantas yang kondusif.

“Operasi Patuh ini dilaksanakan untuk mengingatkan masyarakat agar sadar dan patuh dalam berlalulintas. Oleh karena itu mari kita budayakan keselamatan dalam berlalulintas dengan mengurangi bahkan menghilangkan pelanggaran – pelanggaran sekecil apapun,” tuturnya (Humas Batola)